Daftar Bidang Usaha yang Tidak Bisa Menggunakan Virtual Office dan Solusinya

Daftar Bidang Usaha yang Tidak Bisa Menggunakan Virtual Office dan Solusinya

virtual-office-freepik-com

Virtual Office merupakan sebuah solusi bisnis untuk meringankan biaya pengusaha dalam mengawali dan menjalankan usaha. Bagi pengusaha yang memiliki modal terbatas tentu akan lebih tertarik untuk menggunakan virtual office karena biayanya yang lebih cukup ringan.

Namun, untuk sebagian bidang usaha, kantor jenis ini tidak dapat digunakan sebagai alamat domisili. Berikut ini  bidang usaha yang tidak dapat menggunakan virtual office dan solusinya:

1. E-commerce

Bidang e-commerce merupakan salah satu segmen yang paling maju di Indonesia. Maraknya bisnis online di Indonesia sangat wajar karena bisnis online dapat membuat konsumen dengan mudah membeli barang dan tidak perlu untuk membuang waktu untuk pergi ke toko. Tetapi karena bisnis ini sangat berkembang pesat, ada juga pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melakukan penipuan yang bisa merugikan konsumen. Untuk menghindari hal tersebut, Pemerintah tetapkan aturan untuk melarang Bidang Usaha e-commerce menggunakan alamat virtual office agar tidak terjadi penipuan.

 2. Event Organizer atau Penyelenggara Acara

Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Event-Organizing mempunyai tanggung jawab  besar untuk menyelenggarakan acara. Selain itu juga, penyelenggaraan acara tersebut akan berkaitan dengan banyak pihak seperti susunan kegiatan, pengisi acara, konsumsi, transportasi, dan lain-lain. Sama dengan bisnis e-commerce, lokasi yang nayta dan jelas sangat penting untuk memantau proses penyelenggaraan acara yang dirancang Event Organizer.

3. Konstruksi

Pada bidang ini biasanya merupakan industri yang memerlukan modal besar karena jasa konstruksi mewajibkan pengusaha memiliki alat-alat konstruksi yang membutuhkan biaya yang ukup besar. Selain itu, alat konstruksi yang mempunyai ukuran besar juga mengharuskan pengusaha agar memiliki ruang khusus untuk menyimpan alat konstruksi tersebut. Oleh sebab itu, Perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi dilarang menggunakan kantor virtual.

4. Usaha dengan Pemasukan Besar

Untuk jenis perusahaan yang sudah mendapatkan pemasukan kotor lebih dari 4,8 miliar rupiah per tahunnya diharuskan memiliki lokasi usaha yang sebenarnya dan dapat ditinjau. Hal tersebut sudah menjadi kewajiban bagi Pengusaha Kena Pajak (PKP) untuk melalui proses verifikasi pengukuhan pajak dari Dirjen Pajak.

5. Pariwisata

Bidang usaha pariwisata memerlukan izin khusus untuk dapat menjalankan usaha. Pengusaha harus memperoleh TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata). Agar dapat memperoleh izin tersebut Anda harus memiliki tempat yang dapat disurvei oleh pihak yang berwewenang. Selain itu juga, bidang usaha pariwisata seperti restoran tentu memerlukan fasilitas  ruangan seperti ruang makan atau ruang dapur yang tidak bisa dipenuhi dengan menggunakan virtual office. Oleh karna itu, menggunakan virtual office tidak dapat menjadi pilihan.

6. Properti

Bidang Usaha Properti seperti Apartmen atau Real Estate sama dengan Konstruksi. Keduanya sama-sama memerlukan modal yang besar serta tempat untuk melakukan aktivitas jual dan beli. Oleh sebab itu, usaha di bidang properti pun tidak diperbolehkan untuk menggunakan virtual office sebagai alamat domisili Perusahaan.

7. Transportasi

Usaha di bidang transportasi harus mempunyai lokasi perusahaan yang nyata dan jelas. Hal tersebut dikarenakan usaha di bidang transportasi berkaitan dengan kepentingan pemilik barang dalam hal pengiriman barang dan penerimaan. Oleh sebab itu, bidang usaha ini juga tidak bisa menggunakan kantor virtual untuk menjalankan kegiatan usahanya.

Siapa yang cocok menggunakan Virtual Office?

Sebenarnya tak ada batasan mengenai usaha apa yang boleh dilakukan. Tetapi pada umumnya, usaha berbasis industri dan teknologi kreatif banyak menggunakan layanan ini agar menghemat dana yang ada. Berikut ada beberapa jenis usaha yang biasa menggunakan Virtual Office:

Startup Digital

Peminat startup pada umumnya tidak mempunyai banyak modal besar di awal, lebih lagi untuk menyewa sebuah gedung. Karena asetnya pun sebenarnya tidak terlalu banyak sebab hal utamanya menggunakan desktop komputer maupun portable. Oleh sebab itu, Virtual Office menjadi  jalan alternatif yang tepat bagi pelaku startup digital untuk mengembangkan usaha secara profesional.

Desain

Usaha dibidang desain semakin hari semakin menjanjikan. Dengan kesempatan bekerja yang lebih bebas di masa yang semakin modern. Keberadaan teknologi dan internet yang juga semakin bagus, bekerja dalam bidang desain bisa Anda dilakukan tanpa batas waktu dan ruang. Oleh karna itu, peminat desain sangat memerlukan Virtual Office dalam hal mengembangkan usahanya.

Konsultan

Meski sudah menjadi profesi yang lama, akan tetapi citra konsultan menjadi semakin naik selama beberapa tahun terakhir. Tidak harus terikat menjadi bagian dari perusahaan tertentu, seorang konsultan dapat bekerja kapan saja dan dimana saja. Tanpa harus memerlukan ruang yang terlalu luas, Virtual Office sekiranya cukup menjadi tempat bekerja yang profesional dan nyaman.

Bisnis Produk

Tak hanya pekerjaan yang bersifat cloud dan technology-based yang bisa menggunakan layanan Virtual Office sebab seorang pengusaha UKM pun contohnya, bisa menggunakan solusi ini. Seperti misalnya dalam mengurus beragam aktivitas korespondensi hingga administratif. Dengan alamat yang lebih jelas, pelanggan pun akan lebih percaya serta meningkatkan citra di pasaran.

Solusi

Bagi perusahaan yang bergerak dibidang tersebut disarankan untuk memanfaatkan Serviced Office. Apabila anda menggunakan serviced office, maka secara legal, akan diizinkan untuk menjalankan bidang usaha tersebut. Bukan hanya itu, anda juga akan memperoleh keuntungan lain yakni masa berlaku perizinan yang lebih lama. Berbeda seperti virtual office yang masa berlaku perizinan hanya 1 tahun, untuk penggunaan serviced office,  masa berlaku perizinan untuk perusahaan anda selama 5 tahun.

Tinggalkan Komentar

You have to agree to the comment policy.