Memberdayakan UMKM Izin Pengurusannya

Memberdayakan UMKM Izin Pengurusannya – Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang buruk terhadap masyarakat Indonesia. Baik bidang sosial, pendidikan, dan juga bagi perekonomian bangsa Indonesia. Datangnya pandemi Covid-19 saat ini, membuat sebagian besar pendapatan masyarakat menurun, terutama  bagi pelaku UMKM atau yang terkenal dengan Usaha Mikro Kecil Menengah.

Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan pelaku ekonomi yang memiliki peranan penting dalam memajukan perekonomian bangsa. Pada tahun 2018 UMKM menyumbang 60,34% PDB Indonesia. UMKM katakan penting karena berperan dalam menyediakan jaringan pengaman untuk menjalakan kegiatan ekonomi, memperluas penyerapan dan kesempatan kerja, membentuk dan menyumbang produk domestik bruto, dan menciptakan lapangan pekerjaan. Namun, dengan datangnya pandemi Covid-19 mengakibat kegiatan ekonomi Indonesia hampir  mati, karena kebijakan pembatasan sosial baik berskla kecil maupun berskala besar. Kemudian, penurunan daya beli masyarakat dari  sektor  pemasaran  tradisional  dengan  penutupan  sektor pariwisata merupakan tantangan  bagi pelaku  UMKM  dalam menjalankan produksi  usahanya.

Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, membuat masyarakat menjadi lebih konsumtif, seperti membeli sesuatu makanan dan juga minuman secara online. Masyarakat juga sering berbelanja online melalui aplikasi online. Hal inilah yang memberikan dampak yang buruk bagi pelaku UMKM karena biasanya masyarakat berbenlaja secara offline, tetapi semenjak adanya pandemi membuat masyarakat yang tadinya berbelanja secara offline menjadi online.

Oleh karena itu, perlu lakukan strategi pemberdayaan masyarakat untuk membantu pelaku UMKM agar dapat berjalan masa pandemi Covid-19. Terobosan dan inovasi perlu lakukan untuk bertahan masa pandemi seperti sekarang ini. Berikut beberapa cara dan strategi bagi pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya masa pandemi.

Digital Marketing

Pertama, menyusun taktik pemasaran digital yaitu dengan menjual produk secara online, sehingga dapat memperoleh jangkauan yang lebih luas. Peluang bagi pelaku UMKM untuk bertahan masa pandemi adalah dengan memaksimalkan penjualan secara online.

Dalam penjualan secara online ini pelaku UMKM bisa memanfaatkan berbagai platform atau aplikasi yang tersedia untuk menjual produk usahanya. Adapun macam — macam e-commerce yang dapat manfaatkan pelaku UMKM yaitu Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada dan lain sebagainya. Selain itu, pelaku UMKM juga dapat memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produknya seperti Instagram, Facebook, dan Tiktok.

Kedua, melihat kebutuhan masyarakat dimasa pandemi. Pemberdayaan masyarakat bagi pelaku UMKM yaitu dengan mencoba pilihan lain dengan memberdayakan pelaku UMKM  pada produk yang paling dibutuhkan di masa pandemi. Produk yang paling dibutuhkan masyarakat biasanya masker, hand sanitizer, disenfectan. Dengan menjual produk yang dibutuhkan masyarakat, maka pelaku usaha UMKM bisa mendapatkan keuntungan yang besar karena melihat kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini tidak lepas dari masker, hand sanitizer, dan senfectan.

Quality Control

Ketiga, bukan hanya memanfaatkan platform dan media sosial tetapi pelaku UMKM juga harus memperbaiki kualitas produk dan pelayananannya. Seperti membuat kemasan produk yang menarik, pelaku UMKM harus memberikan pelayanan yang baik bagi pembeli, melihat kesalahan dan mecari jalan keluar, dan selalu melakukan quality control pada barang yang buat.

Keempat, memanfaatkan layanan pesan-antar. Menjamurnya aplikasi layanan pesan-antar merupakan suatu peluang yang dapat manfaatkan oleh pelaku UMKM. Berdasarkan penelitian Nielsen yang  bertajuk “Understanding The Online Food Delivery Market and GoFood’s Leadership in Indonesia”. 95% dari 1000 responden membeli kuliner melalui layanan pesan-antar pada 3 bulan terakhir.

Kelima, mengikuti pelatihan. Pelatihan merupakan modal berharga dalam meningkatkan kapabilitas serta kompetensi UMKM dalam menjalankan bisnis yang tengah mereka geluti. Dengan mengikuti pelatihan pelaku UMKM dapat menambah wawasan, mengembangkan hardskill hingga memperluas jaringan yang mereka punya. Oleh karena itu, mengikuti pelatihan merupakan suatu langkah yang penting untuk mengembangkan bisnisnya. MediamazLegal.com

Keenam, melakukan pemasaran digital. Pemasaran digital yang dapat lakukan antaranya dengan menciptakan iklan secara digital, seperti Youtube ads, Instagram ads, Tiktok ads dan berbagai iklan lainnya. Dengan melakukan pemasaran secara digital membuat produk pelaku UMKM dapat kenal dan ketahui orang banyak.

Dengan adanya strategi ini harapannya pelaku UMKM masa pandemi mampu. Melakukan kegiatan jual beli dengan berbasis online atau digitalisasi dan produk usahanya dapat kenal oleh masyarakat luas. Selain itu, harapannya strategi ini dapat terlaksana dengan baik dan dapat meningkatkan penjualan produk usaha. Kemudian, dapat memberdayaan masyarakat bagi pelaku UMKM masa pandemi untuk keberlangsungan hidupnya.

Tinggalkan Komentar

You have to agree to the comment policy.